Pencitraan

mbakChikuSekeluarga

Pencitraan itu kadang perlu. Terutama untuk mengubah perilaku. Contohnya adalah gubuk lusuh kami di pinggiran rel stasiun metro Zuidplein. Pada hari-hari biasa, rumah berantakan. Cucian kemana-mana. Pemean alias jemuran malang melintang. Dapur tiada aturan. Semua itu akan berubah jika ada tamu yang akan datang. hehe. Ruang tamu bersih tiada pakaian berhamburan. Dapur pun bersih. Mengejutkan. Entah darimana energi bersih-bersih itu berasal   Tapi kami seneng kok jika ada tamu. Kata pak Ustadz, saling berkunjung itu memperpanjang rezeki dan umur.

Alhamdulillah, akhir pekan lalu kedatangan tamu dari Bonn Germany. Mbak Retno yg biasa dipanggil mbak Chiku beserta mas Radit dan putri imutnya Zahra (18 m) main ke Rotterdam. Mbak Chiku ini yg banyak menginspirasi kami dalam sekolah luar negeri. Sudah tidak terhitung jumlah negara yg beliau kunjungi. Saya dan Sari belum ada apa-apanya. Nah, essay dan proposal LPDP mbak chiku pulalah yg saya liat-liat sebagai referensi sebelum submit dulu. Banyak posting beliau di blog juga sangat membantu. Alhamdulillah, diterima. Terimakasih atas inspirasi dan sharingnya mbak Chiku dan mas Radit. Semoga selalu terjalin silaturahmi.

Buat temen-temen yang mau main. Monggo. Biar kami sering pencitraan dan rumah bersih 

 

Rotterdam, 4 September 2018

signature-pugo